Saya bekerja di...

Lanjutkan

Konten sedang disesuaikan
berdasarkantipebisnis Anda

Tidak heran jika oleh-oleh sudah menjadi semacam industri di Indonesia. Dari produk rumah tangga hingga kelas industri rumah, dari resep keluarga sampai makanan pabrikan, membuat jutaan oleh-oleh selalu muncul dari berbagai wilayah di Indonesia. Harapannya, tentu agar oleh-oleh itu bisa jadi produk wajib beli bagi setiap orang yang berkunjung ke satu tempat. Jika itu terjadi, oleh-oleh tidak akan lagi sekadar jadi industri usaha kecil (UKM), tapi sudah menjelma jadi produk massal yang jadi kebanggaan.

Itulah mengapa kita harus berterima kasih karena tinggal di Indonesia, sebuah negeri yang kaya rasa. Itu membuat orang Indonesia bisa mengeksplorasi banyak ragam rasa untuk membuat oleh-oleh yang unik. Itu juga yang membuat dari Sabang sampai Merauke ada jutaan oleh-oleh yang beraneka. 

Dari pucuk Sumatera, ada Aceh yang sangat dikenal dengan dendeng daging sapinya. Ini adalah oleh-oleh dari hasil olahan daging sapi yang dicampur aneka rempah dan dikeringkan agar awet serta mudah dibawa. Tak jauh dari Aceh, ada satu tempat untuk berburu oleh-oleh yaitu Medan. Pancake durian, kue bolu, bika ambon, adalah bagian dari oleh-oleh Medan yang terkenal. 

Masih di wilayah Sumatera, Anda bisa membeli kripik pedas balado dari Padang Sumatera Barat. Atau jika Anda ingin membeli oleh-oleh unik dari bahan ikan, bisa mencoba pempek dari Palembang, Sumatera Selatan. Lalu jika Anda meneruskan perjalanan ke ujung pulau yang dekat dengan Pulau Jawa, Anda bisa menemukan oleh-oleh dari Lampung, seperti keripik pisang dengan aneka rasa. 

Menyeberang Sumatera menuju Jawa, ketika sampai di daerah Banten ada oleh-oleh sate bandeng. Lalu menuju Jawa Barat, ada oleh-oleh khas seperti peuyeum, beberapa roti ternama, asinan Bogor, hingga dodol Garut. Anda juga bisa menemukan kerak telor di Jakarta. 

Menuju Jawa Tengah, ada lagi beragam oleh-oleh. Dari Brebes Anda bisa menemukan telur asin. Selain itu, Anda juga bisa membeli getuk goreng di Sokaraja, lalu bandeng presto, lumpia, dan wingko babat di Semarang, kemudian beli tape ketan dari Muntilan. Jika mampir ke Jogja, Anda bisa menikmati aneka kreasi bakpia. Berlanjut ke timur, Anda bisa menemukan ledre dari Kediri, kripik tempe dari Malang, atau kue bagiak dari Banyuwangi. Mau lanjut lagi? Anda bisa menyeberang ke Pulau Dewata di Bali. Di sana Anda bisa menemukan pia susu atau kacang Bali. 

Masih banyak lagi yang lain kalau Anda lanjut ke Kalimantan. Di sana Anda bisa menemukan dodol durian lempok di Pontianak, dodol kandangan dari Banjarmasin, atau makanan dengan rasa ikan yang khas seperti amplang dari Samarinda. Ingin yang lain lagi? Anda bisa menyeberang ke Sulawesi. Anda akan menjumpai oleh-oleh khas Manado seperti klapertart atau otak-otak dari Makassar. Lalu, jika dilanjut menyeberang ke Papua, Anda bisa menemukan kripik keladi dari Sorong atau abon gulung dari Manokwari. 

Itu belum semua! Masih banyak lagi kreasi oleh-oleh dari tiap daerah yang bisa disebarkan ke berbagai tempat. Dan, salah satunya bisa jadi oleh-oleh buatan Anda. Jadi tunggu apa lagi, tunjukkan oleh-oleh Anda dengan mengikuti Blue Band Master Oleh-oleh.In fact, it might just become a must-buy product for visitors who travel to Indonesia. When that happens, it will no longer be just a product of small and medium enterprises (UMKM), but an iconic souvenir that all Indonesians can be proud of.

Thankfully, we live in a country that’s big on taste and full of creativity – this allows us to create many unique variations of oleh-oleh! From Sabang to Merauke, there are possibly a million varieties of oleh-oleh.

Aceh, the northern part of Sumatra island, is famous for its beef dendeng that is processed with a special blend of spices then dried for convenient takeaway. Not far from Aceh is Medan, a city where you can find its speciality oleh-oleh such as durian pancake, sponge cake and bikaambon. But that’s not the only type of oleh-oleh that’s available in Sumatera! In Western Sumatera, you can buy spicy kripik balado in Padang and if you’re visiting Palembang in the south, you may find pempek, a fishcake delicacy made with fish and tapioca.

If you go to the south area that is close to Java island, you can find many other types of oleh-oleh from Lampung, such as banana crackers. 

Crossing Sumatera to Java, you may find bandend satay in Banten, peuyeum (fermented cassava), asinan bogor (a pickled vegetable or fruit dish) and dodol garut (a type of sweet confection) in West Java, and finally, kerakelor in Jakarta.

If we are talking about commonly-known oleh-oleh, Central Java is where it can be found! In Brebes, you can find the telurasin (salted egg), and in Sokaraja, there’s the gethuk goreng (fried gethuk). In Semarang, there’s bandeng presto, lumpia and wingkobabat while in Muntilan you can easily find stalls selling tape ketan. If you’re visiting Jogja, you're in for a treat with wide varieties of bakpia! Heading to East Java?  There, you will find ledre from Kediri, tempeh crackers from Malang, and bagiak cake from Banyuwangi. Still can’t get enough? Then pay a visit to the Island of Gods, Bali! There, you’ll find pia susu (milk pie) or Bali peanut.

If your hunger for oleh-oleh is still not satisfied, there are plenty more on Borneo island. You can find lempok (durian dodol) in Pontianak, dodol kandangan in Banjarmasin, and other fish-based oleh-oleh such as amplang in Samarinda.

Now, let’s head over to Sulawesi island! There are many delicious oleh-oleh varieties from Manado, such as klapertart and otak-otak (grilled fish cake) from Makassar. If you go to Papua island, you can find keladi crackers from the Sorong region or abongulung (roller cake with shredded beef inside) from Manokwari. 

That’s not all! There are many other oleh-oleh specialities from various regions in Indonesia, and yours could be one of them! If you think you have a special oleh-oleh recipe that’s unique to where you’re from, showcase itoining Blue Band Master Oleh-oleh! We look forward to seeing all your creative oleh-oleh recipes!