Dalam operasional dapur profesional, penggunaan plastik vakum menjadi standar untuk menjaga kesegaran bahan, mengoptimalkan penyimpanan, dan memperpanjang umur simpan produk. Agar hasilnya maksimal, penting memahami cara penggunaan yang benar, ukuran yang sesuai, dan jenis plastik yang tepat untuk setiap kebutuhan.
Cara Menggunakan Plastik Vakum Pada Mesin Vacuum Sealer
Plastik vakum yang disegel dengan vacuum sealer sangat membantu pekerjaan chef lebih efisien. Yaitu menjaga kesegaran bahan, menghemat tempat dalam kulkas atau freezer, serta mempermudah sistem preparasi harian. Berikut cara mengemas makanan dalam plastik vakum dengan bantuan vacuum sealer:
1. Siapkan plastik vakum dan bahannya
Siapkan bahan makanan dan kemasan plastik vakum. Sesuaikan ukuran plastik vakum dengan volume makanan. Untuk efisiensi, gunakan plastik vakum kecil (misalnya 10 × 15 cm) untuk bahan kering atau bahan tanpa cairan berlebih seperti kue kering, biji kopi, atau sambal. Ukuran plastik vakum sedang dan besar cocok untuk makanan berukuran lebih besar, masakan, produk olahan, atau bahan yang mengandung cairan. Masukkan bahan ke dalam plastik dan sisakan ruang 3–5 cm di bagian atas untuk memudahkan proses penyegelan.
2. Atur posisi plastik
Ratakan isi di dalam plastik agar tidak menggumpal. Biasakan untuk selalu melipat plastik vakum sebelum memasukkan bahan makanan, terutama untuk makanan basah, agar bagian atasnya tetap kering. Lap menggunakan tisu dapur bila bagian atas plastik vakum terkena bahan makanan agar proses segel lebih maksimal. Lalu letakkan ujung terbuka plastik tepat di area garis penyedot udara (nozzle).
3. Pilih mode yang sesuai
Pilih mode yang sesuai dengan jenis bahan makanan. Gunakan seal untuk sekadar mengunci plastik atau vacuum untuk menyedot udara. Untuk masakan berkuah, gunakan mode wet. Untuk bahan kering seperti biji-bijian, rempah, atau bumbu kering, gunakan mode dry.
4. Segel dengan vacuum sealer
Tutup vacuum sealer. Mesin akan otomatis mengatur tekanan dan menyegel plastik. Tekan tombol start dan biarkan mesin bekerja hingga tingkat vakum optimal tercapai, kemudian mesin melakukan penyegelan panas. Setelah selesai, pastikan garis segel rapat dan tidak bercelah untuk menjaga keamanan makanan.
5. Simpan sesuai kebutuhan
Jangan lupa untuk memberi label tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa pada kemasan plastik vakum. Simpan sesuai kebutuhan penyimpanan, misalnya pada suhu ruang, chiller, atau freezer.