Gramasi Makanan: Rahasia Chef dan Pengusaha Kuliner Mengontrol Rasa dan Biaya Produksi
Gramasi makanan adalah metode menimbang bahan makanan dalam proses pengolahan demi menghasilkan rasa, tekstur, dan penyajian yang sama. Metode ini memerlukan standar resep beserta alat ukur yang presisi. Tahap gramasi makanan merupakan salah satu standar operasional dapur yang sederhana, namun berperan besar dalam menjaga konsistensi rasa, efisiensi dapur, hingga stabilitas biaya produksi. Bagi chef maupun pebisnis kuliner, pengendalian komposisi untuk berbagai resep adalah strategi untuk memastikan setiap porsi memiliki kualitas serupa. Hal ini mencakup rasa, warna, tekstur, dan ukuran, baik saat dalam operasional normal maupun ketika produksi dilakukan dalam jumlah besar.
Mengapa Gramasi Makanan Penting dalam Proses Produksi?
Di dapur profesional, konsistensi adalah elemen yang menciptakan kepercayaan pelanggan. Menerapkan standardisasi gramasi bahan makanan di setiap produksi menjadi alat kontrol kualitas yang memengaruhi beberapa aspek penting berikut:
1. Proses produksi jadi lebih efisien
Dengan menerapkan metode menimbang bahan masakan sebelum produksi, proses pengolahan akan lebih efisien karena tiap bahan sudah ditimbang sesuai resep. Hasilnya, para chef akan lebih mudah mencapai kualitas rasa, tekstur, dan porsi yang konsisten tanpa terlalu sering melakukan koreksi.
2. Konsistensi rasa dan tekstur
Setiap perubahan gramasi bahan akan mengubah profil rasa, aroma, dan tekstur. Dengan standar gramasi yang jelas, setiap porsi yang disajikan tetap memiliki karakter yang sama, terlepas dari siapa yang memasak.
3. Memudahkan kontrol porsi
Porsi yang berbeda-beda akan membuat pelanggan merasa mendapatkan nilai yang tidak konsisten. Gramasi makanan menjaga ukuran porsi tetap sama sehingga persepsi value for money lebih stabil, dan menciptakan kepuasan pelanggan. Tanpa gramasi, staf dapur cenderung memberi porsi berlebih secara tidak sadar. Dengan menerapkan metode ini, Anda bisa memastikan setiap porsi selalu berada dalam batas biaya ideal food cost.
4. Stabilitas food cost
Pengeluaran dapur bakal melonjak jika penggunaan bahan baku tidak terkendali. Metode gramasi makanan membantu menghitung kebutuhan bahan secara presisi sehingga food cost dapat dijaga tetap stabil, margin keuntungan lebih terkontrol, sekaligus menekan potensi food waste.
5. Memudahkan perencanaan pembelian
Standar gramasi mempercepat perencanaan kebutuhan harian, mingguan, maupun bulanan. Chef dapat membuat purchase requisition yang lebih efisien berdasarkan kebutuhan dapur operasional.
6. Membantu kelancaran Standard Operating Procedure (SOP)
Bagi dapur yang melatih banyak staf atau operasional dengan sistem shift, menerapkan gramasi pada setiap resep adalah standar operasional yang memudahkan transisi antar chef. Ini memastikan kualitas produksi tetap stabil walaupun terjadi pergantian tenaga kerja. SOP berbasis gramasi juga mempermudah pelatihan staf baru karena setiap langkah memiliki ukuran pasti, bukan berdasarkan intuisi chef. Dampaknya tentu meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalkan waktu adaptasi staf baru.
Contoh Penerapan Gramasi Makanan di Dapur Usaha
Berikut contoh penerapan gramasi 50 dan 100 porsi untuk resep ayam goreng bawang putih, berdasarkan ukuran 1 porsi atau untuk à la carte.
Bahan |
Qty per 1 porsi |
Unit |
50 porsi |
100 porsi |
Fillet paha ayam |
0,2 |
kg |
10 |
20 |
Telur |
0,015 |
kg |
0,75 |
1,5 |
Bawang putih |
6,25 |
gr |
312,5 |
625 |
Knorr Oyster Sauce |
3,75 |
gr |
187,5 |
375
|
Royco Ayam |
1,75 |
gr |
87,5 |
175 |
Ketumbar |
0,5 |
gr |
25 |
50 |
Tepung maizena |
12,5 |
gr |
625 |
1250 |
Minyak |
0,125 |
L |
6,25 |
12,5 |
Dari tabel di atas, Anda bisa menambahkan kolom berisi harga bahan baku untuk mendapatkan food cost atau biaya produksi dari ayam goreng bawang putih. Untuk lebih mempermudah kontrol biaya dan margin maksimal, dapatkan kalkulator profit dari UFS dengan bergabung bersama komunitas WhatsApp UFS. Jangan lewatkan juga keuntungan lainnya, seperti promo khusus member dan akses workshop eksklusif!
Bagaimana Produk UFS Dapat Membantu Menjaga Efisiensi Produksi?
Lingkungan dapur operasional bisnis yang sibuk dengan volume produksi tinggi menuntut kecepatan, konsistensi, dan kontrol biaya yang ketat. Sebagai strategi menghadapi situasi ini, chef membutuhkan solusi yang dapat diandalkan untuk menjaga ritme operasional tetap stabil selain menerapkan metode gramasi. Berikut sebagian produk berkualitas UFS yang dapat diandalkan untuk menjaga kualitas berbagai hidangan dalam menu Anda.
1. Bumbu dasar
Cita rasa yang kompleks dari berbagai masakan Nusantara dan modern didatangkan dari bumbu dasar Nusantara. Untuk menjaga operasional dapur yang lebih praktis dan efisien tanpa mise en place bumbu dasar, gunakan produk bumbu serbaguna dari UFS yang sudah ditumis atau siap pakai dan mudah menyerap ke dalam masakan. Salah satunya adalah Royco Bumbu Kuning Serbaguna untuk diaplikasikan sebagai marinasi atau masakan dengan bumbu dasar kuning dan bumbu dasar oranye. Contohnya ayam goreng, pepes, gulai, kari, soto, sate ayam, ikan goreng, dan seafood bakar.
Sementara untuk masakan daging dengan karakter rempah yang kuat, manfaatkan cita rasa kompleks Royco Bumbu Rempah Serbaguna sebagai bumbu utamanya. Aplikasikan pada rendang, nasi goreng kambing, nasi goreng rendang, konro bakar, dan lainnya. Kedua bumbu tersebut dibuat dari bahan alami berkualitas sehingga menghasilkan cita rasa masakan yang autentik dan dapat diandalkan untuk menjaga kualitas rasa masakan selalu konsisten.
2. Kaldu
Dengan kondisi dapur yang menyediakan berbagai hidangan, perbedaan teknik antar-koki, atau perbedaan kuantitas produksi berpotensi menyebabkan perbedaan kualitas rasa. Meski terkesan sederhana, peran bumbu kaldu sangat penting dalam menjaga stabilitas rasa di dapur sibuk untuk memberikan rasa gurih yang konsisten di setiap batch produksi. Sebagai solusi, Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam dan Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Sapi hadir untuk membantu chef mengontrol intensitas rasa gurih serta karakter rasa serupa secara konsisten dan dalam berbagai skala produksi.
3. Saus
Bumbu berupa saus seperti kecap manis memberi karakter rasa dan warna yang khas pada berbagai masakan, contohnya semur, sate, nasi goreng, bakmi goreng, dan masih banyak lagi. Dalam produksi volume besar, chef sering menghadapi tantangan berupa perbedaan rasa dan warna akibat perbedaan kualitas bahan segar atau teknik memasak antar-tim. Bango Kecap Manis hadir membantu menyeimbangkan rasa manis, asin, gurih, dan karamelisasi khas kecap berkualitas secara cepat, sehingga hasil akhir tiap batch produksi tetap konsisten. Andalkan Bango Kecap Manis yang 100% kecap dan 100% mantap untuk melapisi masakan dengan rasa manis gurih alami tanpa sisa rasa pahit.
Aplikasikan gramasi makanan di dapur operasional Anda demi kelancaran SOP produksi. Sebagai mitra yang dapat diandalkan, Unilever Food Solutions hadir untuk mendukung para chef dan pebisnis kuliner menjaga operasional dapur bisnis tetap efisien, konsisten, dan mudah dikontrol. Manfaatkan produk yang dirancang khusus untuk kebutuhan chef agar membantu operasional dapur lebih efisien dan menjaga kualitas rasa secara konsisten. Dampaknya, staf dapur dapat bekerja lebih terstruktur dan setiap hidangan yang keluar memiliki standar yang sama, bahkan pada volume produksi tinggi.