Menu

Saya bekerja di...

Lanjutkan

Konten sedang disesuaikan
berdasarkantipebisnis Anda

Bumbu dasar putih beserta bumbu dasar lain dan rempah punya peranan sangat penting menciptakan karakter rasa masakan Indonesia.

Karakter dapur Nusantara terletak pada bumbu dasar yang memberi rasa pada hampir semua masakannya. Inilah alasan para chef perlu memahami komposisi bumbu dasar putih dan cara membuatnya karena bumbu putih ini berperan layaknya mother sauce pada masakan western. Bumbu dasar putih merupakan bahan dasar dari bumbu dasar lain, yaitu bumbu dasar merah, kuning, oranye, yang juga tak kalah penting dalam menciptakan karakter rasa dan aroma berbagai masakan.

Di dapur profesional, para chef terbiasa menyiapkan bumbu dasar dalam skala besar dan dapat disimpan dalam waktu yang lama. Dengan begitu proses memasak lebih efisien karena bumbu dapat ditambahkan langsung ke dalam masakan tanpa perlu menyiapkannya dari awal.

Komposisi Bumbu Dasar Putih dan Cara Membuatnya  

Sebagai salah satu fondasi masakan Indonesia, bumbu dasar putih sering disiapkan dalam jumlah besar di dapur profesional. Bumbu giling ini terbuat dari bawang merah, bawang putih, dan kemiri, lalu dapat ditambahkan lengkuas atau jahe sesuai kebutuhan dapur.

Dibandingkan jenis bumbu dasar lainnya, bumbu putih memiliki karakter rasa dan aroma yang lebih netral. Karena itu, bumbu ini mudah diaplikasikan dan dimodifikasi untuk berbagai masakan. Menyiapkannya sebagai stok bumbu siap pakai juga dapat membantu mempercepat proses memasak.

Berikut komposisi dan cara membuat bumbu dasar putih.

Bahan untuk membuat bumbu dasar putih

250 g bawang merah 

120 g bawang putih  

100 g kemiri sangrai 

10 g merica putih

15 g Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam

150 ml minyak

Cara membuat bumbu dasar putih:

  1. Blender bawang merah, bawang putih, kemiri, dan merica hingga benar-benar halus. Sisihkan. 
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sambil diaduk hingga harum dan matang. 
  3. Tambahkan Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam, aduk rata. Angkat. 
  4. Bumbu dasar putih siap dicampur ke dalam masakan.

Tips membuat bumbu dasar putih yang berkualitas:  

  • Pilih bawang yang segar, tidak bertunas, dan tidak lembek agar rasa serta aroma bumbu tetap bersih.
  • Sangrai kemiri hingga matang dan harum sebelum dihaluskan untuk mengurangi aroma mentah sekaligus memperkaya rasa.
  • Haluskan bumbu hingga ukurannya seragam. Tekstur yang terlalu kasar dapat membuat tingkat kematangan bumbu tidak merata.
  • Tumis dengan api sedang sambil terus diaduk hingga kadar air menyusut, aroma langu hilang, dan minyak mulai terpisah dari bumbu.
  • Semakin banyak minyaknya, maka umur simpan bumbu halus ini lebih panjang.
  • Gunakan rasio bahan yang sama pada setiap batch. Timbang bahan, minyak, dan Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam agar rasa serta yield lebih konsisten.
  • Catat berat akhir atau yield setelah dimasak. Data ini membantu chef menentukan gramasi pemakaian per porsi dan menghitung food cost.

Cara Menyimpan Bumbu Dasar Putih dan Masa Simpannya

Setelah matang, bumbu perlu didinginkan dengan cepat sebelum masuk ke chiller atau freezer. Bagi ke dalam wadah dangkal atau porsi kecil agar panas lebih cepat turun, lalu gunakan wadah food-grade yang bersih dan tertutup rapat. Anda bisa mencantumkan nama produk, tanggal produksi, batas pakai, berat, dan kode batch pada setiap kemasan.

Stok chilled untuk kebutuhan jangka pendek

Simpan bumbu pada suhu 5°C atau lebih rendah dan gunakan dalam 3-4 hari sebagai batas aman. Bagi stok berdasarkan kebutuhan harian agar wadah utama tidak sering dibuka. Pastikan Anda selalu mengambil bumbu dengan alat yang bersih dan kering, lalu terapkan FIFO atau FEFO sesuai sistem dapur.

Stok frozen untuk produksi lebih panjang

Untuk stok beku, bagi bumbu sesuai kebutuhan satu kali produksi agar lebih praktis saat digunakan. Kemas dengan rapat, lalu simpan pada suhu -18°C atau lebih rendah. Sebaiknya, gunakan bumbu dalam rentang waktu 1–3 bulan agar aroma dan rasanya tetap terjaga.

Saat akan digunakan, cairkan bumbu secara perlahan di chiller, bukan pada suhu ruang. Bumbu yang sudah dicairkan juga sebaiknya tidak dibekukan kembali.

Tips UFS: Masa simpan bumbu dapat berbeda-beda, tergantung resep, kadar air dan minyak, kebersihan alat, cara pendinginan, jenis kemasan, dan kestabilan suhu penyimpanan. Jika ingin menyimpannya lebih lama, lakukan pengujian keamanan pangan dan tetapkan batas penyimpanan sesuai prosedur dapur.

Seperti yang terlihat pada foto, ada bumbu dasar putih yang sedang disiapkan untuk dijadikan stok bumbu.

Tips Memaksimalkan Bumbu Dasar Putih untuk Menu Restoran Anda 

Lewat penggunaan bumbu dasar yang sudah diracik dan siap digunakan, Anda dapat menghemat food cost sekaligus durasi mise en place jadi lebih efisien. Begini tips memaksimalkan penggunaan bumbu dasar di dapur profesional.

1. Buat standarisasi resep untuk bumbu dasar 

Ciptakan standarisasi resep bumbu dasar putih yang dapat diaplikasikan untuk berbagai masakan. Cantumkan porsi bumbu dasar beserta outputnya. Misalnya 500 gram bumbu dasar putih = 20 porsi nasi goreng/mie goreng/tumis kangkung (@25 gram/porsi). Pastikan semua chef mengikuti resep yang sama untuk hasil masakan yang konsisten dan mengontrol food cost

2. Produksi dalam jumlah besar 

Siapkan mise en place yang cukup besar untuk menghemat waktu, misalnya seminggu sekali. Bagi bumbu sesuai kebutuhan harian, lalu simpan stok untuk 3–4 hari pertama di chiller. Bekukan sisa stok yang akan digunakan setelah hari keempat. Gunakan kemasan tertutup rapat dan beri label tanggal produksi agar penyimpanan lebih terkontrol.

3. Maksimalkan shelf life 

Kemas bumbu dasar dengan ukuran berbeda, lalu simpan dalam chiller (bila akan segera digunakan) atau freezer untuk memperpanjang umur simpannya. Misalnya ukuran 500 gram untuk weekday atau 1 kilogram untuk weekend agar tak perlu defrost terlalu banyak.    

4. Aplikasikan untuk berbagai menu 

Gunakan resep bumbu dasar putih sebagai bumbu utama dari berbagai kategori menu di restoran Anda seperti contoh di bawah ini.

  • Appetizer: bakwan sayur, tempe mendoan, gehu pedas. 
  • Rice or noodle: nasi goreng, mie goreng, kwetiau goreng. 
  • Soup: sop daging, sop iga, soto Betawi. 
  • Main course: opor ayam, ayam goreng, pepes ayam, gepuk daging, bistik daging
  • Vegetables: tumis kangkung, tumis kailan, tumis taoge ikan asin, sayur lodeh. 

Satu resep bumbu dasar putih untuk segudang menu tentu akan membantu para chef lebih efisien saat operasional sedang berlangsung. 

Contoh Masakan dengan Bumbu Dasar Putih di Dapur Nusantara  

Rasa dasar yang gurih dan relatif netral membuat bumbu putih mudah dikembangkan dengan santan, kecap, rempah, atau bumbu aromatik khas daerah. Karena itu, satu master batch sangat bisa digunakan untuk beragam kategori menu, dari tumisan sederhana hingga hidangan populer khas daerah.

1. Aneka masakan tumis  

Bumbu dasar putih sering digunakan sebagai dasar untuk berbagai tumisan, seperti tumis sayur, tumis tahu, atau tempe. Untuk hidangan simpel, daun salam biasanya ditambahkan untuk memperkaya rasanya. Setelah bumbu dihaluskan dan ditumis, bahan utama bisa ditambahkan.

2. Nasi goreng

Di kedai nasi goreng dan bakmi goreng khas Jawa, bumbu dasar biasanya ditumis terlebih dahulu, lalu disimpan dalam stoples dekat kompor agar siap digunakan saat pesanan masuk. Proses ini membantu menghilangkan aroma langu, memperpanjang masa simpan, dan mempercepat waktu memasak. Namun, menyiapkannya sendiri dalam jumlah besar tetap membutuhkan waktu dan tenaga, sementara konsistensi rasanya perlu terus dijaga.

Royco Bumbu Kuning Serbaguna dan Royco Bumbu Rempah Serbaguna dapat menjadi solusi praktis bagi para chef karena sudah ditumis dan bisa langsung diaplikasikan pada nasi goreng maupun bakmi goreng. Keduanya membantu mengurangi waktu persiapan sekaligus menjaga rasa dan aroma bumbu tetap konsisten pada setiap porsi, terutama saat dapur sedang ramai.

Image

3. Sop dan soto

Hampir semua resep sop dan soto Indonesia menggunakan bumbu putih ini. Beberapa contoh masakan bumbu dasar putih antara lain sop konro, coto Makassar, soto Kudus, sop daging, sop buntut, hingga sop ayam. Bahan utama biasanya dimasak secara terpisah hingga empuk, kemudian bumbu dasar putih yang sudah ditumis beserta bahan bumbu lainnya dimasukkan ke dalam kuah kaldu.

4. Soto Bandung

Kuah bening soto Bandung sangat mengandalkan rasa kaldu yang bersih. Gunakan bumbu dasar putih secukupnya, lalu lengkapi dengan jahe, serai, dan lada agar rasa gurih daging tetap menonjol bersama lobak.

5. Soto Betawi

Pada soto Betawi, bumbu dasar putih dapat menjadi fondasi kuah sebelum ditambahkan ketumbar, jintan, pala, serai, daun salam, dan santan atau susu. Persiapan basis bumbu sejak awal membantu dapur menjaga rasa kuah tetap konsisten saat produksi besar.

6. Rawon

Bumbu dasar putih dapat menjadi fondasi untuk membangun cita rasa rawon. Tambahkan keluak, ketumbar, kunyit, serai, daun jeruk, dan rempah lainnya untuk menghasilkan kuah berwarna gelap dengan rasa gurih yang khas. Pastikan keluak yang digunakan berkualitas agar kuah tidak terasa pahit.

7. Tongseng

Untuk tongseng, bumbu dasar putih dapat dikembangkan dengan tambahan ketumbar, kunyit, jahe, serai, dan daun jeruk. Perpaduan santan dan kecap manis kemudian memberikan rasa gurih, manis, dan kaya rempah. Bumbu yang sudah disiapkan sebelumnya membantu chef mempercepat proses memasak saat pesanan sedang ramai.

8. Semur  

Ada berbagai variasi semur dalam kuliner Indonesia, termasuk semur jengkol khas Betawi. Bumbu dasar putih menjadi salah satu fondasi rasa untuk masakan berbahan daging, unggas, telur, tahu, maupun tempe ini. Namun, menjaga keseimbangan rasa manis dan gurih pada setiap batch bisa menjadi tantangan, terutama saat produksi dalam jumlah besar.

Bango Kecap Manis dapat membantu chef menghasilkan cita rasa semur yang autentik dan konsisten karena dibuat dari kedelai hitam berkualitas. Teksturnya yang kental juga membantu bumbu melapisi bahan dengan baik, sehingga chef lebih mudah menjaga rasa dan tampilan semur pada setiap penyajian.

9. Sayur bersantan

Sayur bersantan merupakan salah satu contoh masakan bumbu dasar putih yang banyak ditemukan di Indonesia. Bumbu ini memberikan fondasi rasa dan aroma pada sayur lodeh, lontong sayur, sayur nangka, dan berbagai hidangan lainnya. Untuk memperkaya cita rasanya, chef dapat menambahkan lengkuas, daun salam, atau serai sesuai karakter masing-masing menu.

10. Mie kocok Bandung

Dalam semangkuk mie kocok Bandung, bumbu dasar putih dapat digunakan sebagai fondasi kuah kikil dan kaldu sapi. Gunakan kemiri secukupnya agar kuah tetap ringan, lalu tambahkan bawang dan lada untuk memperkuat cita rasa gurihnya.

Image

11. Ayam goreng dan ayam bakar

Masakan ayam goreng dan ayam bakar banyak dibuat dengan bumbu dasar putih dengan tambahan bumbu lain seperti ketumbar, daun salam, serai, daun jeruk, dan lengkuas. Kedua masakan ini juga akrab dengan penggunaan bumbu dasar kuning dengan tambahan bumbu rimpang atau yang sering disebut bumbu ungkep.

Untuk menjaga rasa gurih kuah tetap konsisten dapat menjadi tantangan, Anda bisa menggunakan Royco Bumbu Kuning Serbaguna yang dibuat dari bahan alami sehingga menciptakan rasa seperti bumbu ungkep segar.

12. Ayam betutu Bali

Untuk ayam betutu, bumbu dasar putih dapat dijadikan titik awal sebelum diperkaya dengan kunyit, kencur, jahe, lengkuas, cabai, terasi, dan rempah lain khas base genep. Pendekatan ini memudahkan standardisasi tanpa menyederhanakan karakter bumbu Bali.

13. Opor  

Ada beberapa variasi opor yang populer di Nusantara. Opor putih, opor kuning, dan opor merah. Pada opor putih yang diberi rasa bumbu putih giling biasanya ditambahkan rempah lain seperti jintan, ketumbar, kapulaga, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk.

Hasilkan kuah opor yang gurih dan sedap dengan tambahan Knorr Chicken Seasoning Powder dan Knorr Beef Seasoning Powder. Kedua kaldu dari bahan alami ini meningkatkan rasa pada masakan sehingga bisa membantu cita rasa hidangan lebih konsisten.

14. Bacem  

Bacem merupakan salah satu contoh masakan bumbu dasar putih khas Jawa yang populer. Bumbu ini biasanya digunakan untuk mengolah tempe, tahu, ayam, atau daging dengan tambahan gula merah, daun salam, dan lengkuas. Sisa bumbu bacem juga dapat dimanfaatkan untuk memasak lauk berikutnya, selama disimpan dan digunakan kembali sesuai prosedur di dapur.

15. Gepuk

Masakan khas Jawa Barat ini juga menggunakan bumbu putih giling sebagai pemberi rasa dan aroma. Tambahkan Bango Kecap Manis dan gula merah yang memberikan karakter rasa manis pada hidangan.

Image

16. Gudeg

Gudeg atau salah satu ikon kuliner Indonesia ini menggunakan bumbu dasar putih sebagai bahan utamanya. Dengan tambahan gula merah, daun salam dan lengkuas yang memberi aroma khas pada kuah santannya. Pastikan menumis bumbu dasar putih hingga harum dan matang agar aroma masakan bebas langu.

17. Aneka pepes

Bumbu dasar putih dan bumbu dasar kuning biasanya paling sering jadi pemberi rasa di masakan berbungkus daun pisang ini. Bumbu putih biasanya ditumis terlebih dahulu sebelum dicampur bersama bahan utamanya supaya pepes tak berbau langu.

18. Nasi uduk Betawi

Nasi uduk Betawi merupakan salah satu contoh masakan bumbu dasar putih yang populer. Tumis bumbu secukupnya hingga harum, lalu masak bersama beras, santan, serai, daun salam, dan daun pandan. Perpaduan ini menghasilkan rasa gurih yang lebih kaya dan aroma yang menggugah selera tanpa menutupi karakter santannya.

Tips UFS: Gunakan bumbu dalam takaran yang seimbang agar nasi tetap cocok disajikan dengan berbagai lauk, seperti ayam goreng, semur, telur balado, dan sambal kacang.

Image

19. Sate maranggi

Pada beberapa resep sate Nusantara, bumbu dasar dengan kemiri ini dijadikan sebagai bumbu marinasi. Pada sate maranggi, menggunakan bumbu dasar putih dengan tambahan ketumbar sebagai bumbu perendam daging. Ada juga dapur yang menyiapkan bumbu dasar putih yang hanya berbahan bawang putih dan bawang merah sehingga mudah diaplikasikan untuk bahan masakan tanpa kemiri.

20. Sate lilit Bali

Bumbu putih dapat dikembangkan dengan kencur, kunyit, serai, daun jeruk, cabai, dan kelapa untuk membumbui adonan sate lilit. Pastikan bumbu sudah matang dan cukup kering agar adonan mudah melekat pada batang serai atau tusuk sate.

Variasi Bumbu Dasar di Masakan Nusantara Selain Bumbu Dasar Putih

Selain bumbu dasar putih, beberapa bumbu giling di bawah ini menjadi penentu karakter rasa segudang masakan Nusantara. Berikut variasi bumbu dasar yang ada di masakan Indonesia: 

1. Bumbu dasar merah

Terdiri dari bawang merah, bawang putih, dengan tambahan cabai merah. Bumbu dasar merah menjadi bumbu utama untuk masakan seperti balado, rendang, gulai, gule, tumis sayur, nasi goreng, hingga sambal goreng. Pada masakan yang kompleks seperti rendang, gulai merah, gule, dan kalio, bumbu halus ini ditambahkan berbagai macam rempah.

Unilever Food Solutions memahami betapa pentingnya meracik bumbu dari bahan alami. Demi menjaga kualitas rasa yang konsisten, Royco Bumbu Rempah Serbaguna yang dibuat dari bahan alami dapat diandalkan untuk segala jenis masakan berbasis bumbu merah berempah. Bumbu halus serbaguna ini sudah ditumis dan tekstur bumbunya yang halus sehingga mudah menyerap ke dalam bahan utama masakan. 

2. Bumbu dasar kuning

Merupakan turunan bumbu dasar putih, yaitu bahan bumbu putih ditambahkan kunyit. Bumbu halus kuning ini populer digunakan pada masakan yang simpel hingga kompleks. Misalnya tumis sayur, pepes, ayam goreng, kari, opor kuning, gulai, soto, pesmol, hingga sebagai bumbu marinasi pada daging ayam dan seafood.

Demi membantu para chef menghasilkan cita rasa bumbu kuning yang konsisten, Unilever Food Solutions menghadirkan Royco Bumbu Kuning Serbaguna yang dapat diaplikasikan ke dalam berbagai masakan. Kini membuat masakan seperti sate Padang, kari bebek, ayam panggang, soto koya, dan lainnya jadi hemat waktu dan tenaga berkat kehadiran bumbu giling tumis ini.

 

3. Bumbu dasar oranye  

Bumbu dasar oranye cenderung lebih spesifik. Bahannya memadukan bumbu dasar merah dan kuning, dengan tambahan bahan dan rempah lain seperti ketumbar, lengkuas, jahe, dan bahan lain sesuai dengan kebutuhan. Biasanya digunakan untuk masakan yang rasanya lebih kompleks.

Selain masakan berbumbu dasar merah, Royco Bumbu Rempah Serbaguna juga dapat digunakan untuk hidangan berbumbu dasar oranye. Misalnya gulai, kari, asam padeh, hingga opor.   

4. Bumbu dasar kacang  

Dibuat dari kacang tanah goreng, bawang putih, cabai, dan gula merah. Bumbu dasar yang satu ini sudah pasti jadi basis bumbu untuk sate, gado-gado, pecel, karedok, ketoprak, dan lainnya. Sering digunakan sebagai pelengkap untuk menu gorengan. Hanya saja untuk proses mengolahnya, tekstur dan proses memasak bumbu kacang bisa berbeda sesuai kebutuhan.

Untuk sate, misalnya, bumbu kacang biasanya dihaluskan dan dimasak lebih lama hingga menjadi saus yang kental. Tambahkan Bango Kecap Manis untuk melengkapi rasa gurih bumbu kacang dengan rasa manis yang pas sekaligus membantu chef menjaga cita rasa hidangan tetap konsisten.

Bagi para chef di dapur profesional, menyiapkan bumbu dasar menjelang operasional dapur sangatlah penting. Selain membuat proses memasak jadi lebih efektif dan efisien, meracik bumbu dasar dengan dukungan dari berbagai produk Unilever Food Solutions juga dapat menjaga kualitas dan konsistensi rasa pada menu di restoran Anda.

Home
Produk
Resep
Cart
Menu