Saya bekerja di...

Lanjutkan

Konten sedang disesuaikan
berdasarkantipebisnis Anda

Popularitas masakan Italia terbilang tinggi di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari menjamurnya restoran Italia di sudut-sudut kota besar. Jika tertarik, Anda pun bisa membuka restoran Italia sendiri. Namun jika Anda belum mengetahui tolak ukurnya, menentukan menu bisa menjadi perkara yang tidak mudah. Akhiri kebimbangan Anda dan simak 4 hal penting yang akan kami paparkan berikut. 

Target pelanggan

Target pelanggan

  • Ketahui siapa target pelanggan Anda dan apa jenis makanan Italia yang mereka suka.
  • Penuhi kebutuhan dan ekspektasi mereka, contoh: mereka ingin mencoba makanan Italia yang paling lezat di restoran yang mudah ditemukan di pusat Jakarta.
  • Pertimbangkan kebutuhan nutrisi dan bahan-bahan yang cenderung sensitif bagi mereka, contoh: ganti prosciutto (daging babi asap kering) dengan daging sapi. 
  • Sesuaikan harga menu dengan kemampuan finansial mereka.

Kemampuan produksi

Kemampuan produksi

  • Simpan peralatan yang mendukung dan ketahui jenis masakan Italia yang dapat dibuat dengan peralatan tersebut.
  • Pertimbangkan kemampuan, metode memasak, menu Italia yang dikuasai serta jumlah yang dapat dibuat oleh staf Anda dalam waktu tertentu. Ketahui pula waktu yang dibutuhkan, mulai dari persiapan hingga penyajian.

Bahan makanan

Bahan makanan

  • Pertimbangkan lokasi restoran dan bahan yang tersedia di lokasi tersebut. Mengingat bahan masakan Italia hampir sama dengan bahan masakan Indonesia, maka Anda akan cukup mudah mencarinya.
  • Tiru kebiasaan orang Italia yang hanya menggunakan bahan-bahan segar. Manfaatkan bahan yang tersedia sepanjang tahun untuk menu yang selalu ada di daftar. Jika terdapat bahan musiman, cari tahu menu spesial yang bisa dibuat.
  • Jika terdapat bahan asli yang tidak dapat diperoleh di pasar lokal, Anda dapat mencari tahu alternatif bahan pengganti sebelum memutuskan untuk membeli secara impor.
  • Ketahui standar harga dan bandingkan antara satu distributor dengan distributor lainnya.

Food cost

Food cost

  • Meski tiap restoran memiliki besaran food cost yang berbeda-beda, namun yang umum digunakan adalah 35% - 48% untuk makanan dan 28% - 33% untuk minuman.
  • Setelah menetapkan food cost, lihat apakah harga menu yang dihasilkan sesuai: tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Semakin kecil besaran food cost, maka semakin besar profit yang bisa Anda dapat.
  • Pahami sistem penghitungan food cost dan ketahui standar harga yang ada di pasar.

Jika Anda sudah memahami siapa target pelanggan, seperti apa proses produksi akan berjalan, bagaimana mengatur bahan makanan, dan berapa besaran food cost yang akan ditetapkan, maka Anda sudah siap untuk menentukan menu-menu Italia di restoran Anda. Mau cacciucco ataupun cacciatore, pastikan perencanaan menu Anda tidak salah perhitungan!