Saya bekerja di...

Lanjutkan

Konten sedang disesuaikan
berdasarkantipebisnis Anda

Salah satu pemenang Bango Penerus Warisan Kuliner 2018 adalah Ayam Madu Si Bangkong dari Bandung. Usaha kuliner yang berdiri sejak 2009 ini memang kuliner terkenal di Bandung, terlihat dari warung mereka yang selalu ramai pengunjung, baik di hari kerja maupun akhir pekan. 

Usaha kuliner ini berawal dari ide Fajar Mandala yang melihat peluang usaha di dekat kampusnya, Telkom University. Dia pun merayu ibunya agar membuka warung makan di dekat kampusnya. Ide tersebut disetujui. Awalnya, mereka menyediakan aneka masakan. Namun, karena paling laku ayam bakar, mereka memutuskan fokus membuat menu ayam bakar madu. 

Fajar sempat bekerja di Jakarta dua tahun setelah lulus. Tapi setelah itu dia memutuskan kembali ke Bandung untuk membesarkan usahanya. Ia lalu mem-branding usaha dengan nama panggilannya saat SMA, Si Bangkong. Pengorbanannya meninggalkan kerja berbuah manis. Usaha ayam madu miliknya terus berkembang. Berawal dari warung kecil ala kadarnya, usahanya terus berkembang hingga jadi favorit di daerah kampus Telkom University, bahkan di daerah lain sekitarnya. 
 

 

3 tips Fajar untuk pebisnis kuliner

Ingin meraih sukses seperti Ayam Bakar Madu Si Bangkong? Fajar berbagi 3 tips bagaimana caranya.

1. Memiliki bumbu spesial

Bisnis kuliner harus memiliki rasa enak. Fajar membagi rahasia perbedaan ayam madu miliknya dengan yang lain. Dia mengatakan madu digunakan ketika proses mengungkep ayam. Jadi bumbunya benar-benar meresap. Berbeda dengan rumah makan lain yang dioleskan saat ayam dibakar. Itu adalah resep warisan dari ibunya. 


2. Kualitas harus terkontrol

Meskipun memulai usaha dari warung kecil, tapi Fajar sudah menerapkan standar kontrol kualitas yang ketat dari awal. Dia menerapkan ilmu yang dia dapat di kampus, yaitu teknologi industri. Warung makan kecil pun harus memiliki standar yang mangacu pada industri besar. Fajar mengatakan untuk rasa ayam hingga es teh pun diusahakan sama setiap hari. Kontrol kualitas penting untuk menjaga loyalitas pelanggan. 


3. Memahami pemasaran digital

Sebagai orang yang besar di zaman milenial, Fajar paham benar mengenai pentingnya pemasaran digital. Ilmu yang dia dapatkan di kampus dia terapkan seoptimal mungkin dan hasilnya menggembirakan. Pemesanan makanan via pemesanan online terbilang besar, bahkan sering ada pesanan dari luar kota.