Menu

Saya bekerja di...

Lanjutkan

Konten sedang disesuaikan
berdasarkantipebisnis Anda

Image

Dalam dapur Prancis, ada lima saus dasar atau mother sauce yang diaplikasikan ke dalam berbagai masakan. Salah satunya adalah saus bechamel yang penggunaannya juga populer di dapur barat. Bechamel merupakan saus yang berasal dari roux putih yang dikentalkan bersama susu cair.

Selain sebagai saus dasar berbagai hidangan, saus bechamel atau yang juga dikenal sebagai white sauce juga berfungsi untuk memperkaya tekstur dan rasa. Hidangan pasta, daging, unggas, sayuran rebus, dan sayuran panggang adalah sederet masakan yang sering disajikan bersama saus bechamel.

Cara Membuat dan Tips Memasak Saus Bechamel

Saus bechamel dapat disiapkan sebagai saus dasar untuk berbagai menu, mulai dari pasta panggang hingga saus cocolan. Bahan dasarnya sederhana, tetapi urutan pencampuran dan pengendalian panas sangat menentukan hasil akhirnya. Dalam proses ini, mentega dan tepung terlebih dahulu dimasak menjadi roux, yaitu bahan pengental yang kemudian dicampur dengan susu hingga membentuk saus yang halus dan creamy.

Berikut adalah bahan dasar saus putih dan cara membuat saus bechamel yang bisa diaplikasikan ke dalam berbagai menu hidangan di restoran Anda.

Bahan untuk membuat saus bechamel

  • Mentega
  • Tepung terigu
  • Susu cair
  • Merica hitam
  • Pala bubuk

Cara membuat saus bechamel

  1. Panaskan panci, lalu lelehkan mentega. Masukkan tepung terigu sambil diaduk hingga tepung terigu tercampur rata dengan mentega dan tidak menggumpal.
  2. Tuang susu cair secara bertahap sambil terus diaduk menggunakan whisk supaya roux tidak menggumpal. Aduk terus hingga susu panas dan tidak ada gumpalan roux yang tersisa.
  3. Masak saus bechamel di atas api sedang sambil terus diaduk agar tepung tidak mengendap di dasar panci. Aduk terus hingga saus bechamel mengental dan matang.
  4. Tambahkan merica dan pala, aduk rata, lalu angkat. Saus siap digunakan untuk berbagai masakan.
Image

Tips Membuat Saus Bechamel dengan Hasil Sempurna

Salah satu kunci keberhasilan membuat saus bechamel adalah memasak roux putih yang sempurna. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda menghasilkan saus bechamel yang kental, mulus, dan tidak langu atau terasa mentah.

1. Gunakan panci yang dasarnya tebal

Panci dengan material berkualitas dan dasar yang tebal membantu mendistribusikan panas lebih merata dan mencegah bagian roux terlalu panas serta mudah gosong.

2. Gunakan api sedang atau api kecil

Hindari memasak roux di atas api besar yang akan menyebabkan mentega leleh cepat gosong dan berwarna kecokelatan. Mentega yang berubah warna akan membuat hasil roux jadi gelap dan cepat gosong.

3. Aduk roux secara konstan atau terus menerus

Hal ini dilakukan demi memastikan tepung tidak mengendap dan terbakar di dasar panci. Dengan mengaduknya secara konstan, saus jadi lebih mudah mulus dan tidak menggumpal atau roux tidak mengendap di dasar panci.

4. Hindari memasak roux terlalu lama atau hingga kecokelatan

Masak roux hingga berwarna putih pucat atau krem. Hindari memasaknya terlalu lama apalagi hingga berubah kecokelatan karena akan mengubah rasa dan warna saus.

5. Tuang susu secara perlahan atau bertahap

Saat roux sudah siap, tambahkan susu sedikit demi sedikit sambil terus mengaduk. Ini membantu mencegah gumpalan terbentuk. Aduk dengan cepat menggunakan whisk untuk mencampurkan susu dan roux secara merata.

6. Gunakan susu hangat atau suhu ruang

Agar roux lebih mudah menyatu dengan susu cair, sebaiknya gunakan susu suhu hangat. Susu yang dingin cenderung membuat gumpalan lebih cepat terbentuk apalagi kalau Anda akan membuat saus bechamel dalam jumlah banyak.

7. Saring saus bechamel bila dirasa perlu

Jika masih ada gumpalan kecil dalam saus, Anda bisa menyaringnya sebelum digunakan untuk mendapatkan hasil saus bechamel yang lebih halus.

8. Tambahkan bumbu setelah bechamel matang

Setelah saus mulai mengental dan matang, tambahkan bumbu agar rasanya lebih mudah dikontrol. Knorr Chicken Seasoning Powder yang mengandung daging ayam berkualitas dapat membantu memperkuat rasa gurih bechamel secara konsisten tanpa perlu menyiapkan kaldu tambahan. Solusi ini memudahkan chef menjaga profil rasa yang seragam, terutama ketika saus dibuat dalam batch besar.

Untuk aplikasi menu western, tambahkan Knorr Italian Herb Paste. Campuran rempah Italia siap pakai ini membantu menghadirkan aroma khas pada hidangan daging, sayuran, pasta, atau saus pizza dengan takaran yang lebih praktis dan terukur. Chef pun tidak perlu menyiapkan serta menyeimbangkan beberapa jenis dried herbs secara terpisah pada setiap batch.

Bagaimana Cara Menyimpan Saus Bechamel agar Tetap Segar dan Siap Digunakan?

Untuk menghemat waktu sekaligus mempercepat proses produksi di dapur, saus bechamel dapat dipersiapkan lebih awal sesuai kebutuhan. Mengetahui cara penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas rasa dan tekstur saus bechamel.

1. Simpan saus bechamel pada suhu yang tepat

Suhu penyimpanan perlu disesuaikan dengan waktu penggunaan saus. Untuk stok jangka pendek, simpan saus di chiller. Jika ingin menyiapkan stok lebih lama, saus dapat dibekukan dengan penanganan yang tepat agar teksturnya tetap mudah dikembalikan saat dipanaskan.

  • Simpan di lemari es atau chiller

Simpan dalam wadah steril kedap udara dan masukkan ke dalam chiller. Tutup permukaan saus menggunakan plastic wrap yang menempel ke permukaan saus guna mencegah terbentuknya lapisan kulit. Pastikan juga saus sudah dingin sebelum disimpan di lemari es agar tidak memengaruhi suhu bahan makanan lain.

  • Bekukan di dalam freezer

 Stok saus bechamel juga dapat dibekukan di dalam freezer. Untuk menjaga teksturnya tetap halus dan tidak menggumpal, pindahkan saus dari freezer ke chiller semalaman atau sehari sebelum digunakan. Setelah itu, panaskan perlahan di atas api kecil sambil terus diaduk menggunakan sendok kayu atau whisk.

Jika diperlukan, tambahkan sedikit susu atau krim untuk membantu mengembalikan teksturnya agar tetap creamy.

Seperti yang terlihat pada foto, ada saus bechamel berwarna putih creamy di dalam wajan dengan sendok kayu.

2. Perhatikan lama penyimpanan saus bechamel

Jika disimpan dalam wadah steril dan kedap udara, saus bechamel dapat bertahan di dalam lemari es hingga 3–4 hari. Sementara itu, jika disimpan di freezer, saus bechamel bisa bertahan hingga 1–2 bulan.

3. Jaga agar tidak menggumpal saat dipanaskan kembali

Karena dibuat dari roux dan susu, saus bechamel dapat menggumpal saat dipanaskan kembali. Kondisi ini biasanya terjadi jika saus dipanaskan dengan suhu terlalu tinggi, tidak diaduk secara perlahan, atau dipanaskan berulang kali.

Jika saus bechamel menggumpal, panaskan kembali di atas api kecil sambil diaduk perlahan menggunakan whisk hingga teksturnya kembali halus. Bila gumpalan masih ada, saring saus bechamel dengan saringan halus atau haluskan dengan hand blender.

Tips UFS: Jika saus terasa masih terlalu kental setelah dipanaskan, tambahkan sedikit susu hangat sambil terus diaduk hingga mencapai konsistensi yang diinginkan.

4. Bagi saus dalam beberapa porsi

Hindari memanaskan saus bechamel berulang kali. Sebaiknya, bagi saus bechamel ke dalam beberapa porsi. Simpan pada wadah kecil kedap udara dan panaskan sesuai kebutuhan. Cara ini efektif untuk menjaga kualitas dan kebersihan saus bechamel.

Apa Tanda-Tanda Saus Bechamel Sudah Tidak Layak Dikonsumsi?

Meski telah disimpan sesuai prosedur, tetap luangkan waktu untuk memeriksa kondisi saus bechamel. Saus sebaiknya tidak lagi dipakai jika menunjukkan salah satu tanda berikut.

  • Aromanya berubah, misalnya menjadi asam, tengik, atau menyerupai yogurt.
  • Teksturnya pecah atau berair dan tidak dapat kembali menyatu meski sudah dipanaskan serta diaduk.
  • Warnanya berubah menjadi keabu-abuan atau muncul bercak yang tidak biasa.
  • Terlihat jamur pada permukaan maupun bagian dalam saus.

Jika menemukan salah satu tanda tersebut, jangan mencicipinya meski jumlahnya masih cukup banyak. Lebih baik segera buang saus dan gunakan batch baru agar kualitas hidangan serta keamanan pelanggan tetap terjaga.

Inspirasi Resep dengan Kreasi Saus Bechamel untuk Menu Restoran Anda

Bechamel sering digunakan untuk memperkaya tekstur, rasa, dan juga dapat berfungsi melembutkan atau menetralkan rasa yang tajam dalam hidangan. Saus putih ini juga sering dijadikan sebagai lapisan pada hidangan panggang untuk memberi lapisan di bagian tengah hidangan atau untuk membuat efek permukaan yang mengilap atau kecokelatan.

Sebagai rekomendasi, Unilever Food Solutions memberikan ragam sajian yang bisa diaplikasikan bersama saus bechamel dan variasinya.

Image

1. Macaroni schotel super cheesy

Hidangan favorit semua usia ini wajib ada dalam daftar rencana menu Anda, apalagi bila restoran Anda berkonsep family restaurant. Saus putih dengan tambahan keju pada macaroni schotel akan memberi sensasi lembut dan kaya rasa pada pasta panggang ini. Variasikan dengan isi daging sapi, daging asap, atau sosis untuk versi lebih praktis.

Sesuaikan bumbunya dengan isian menu. Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam yang terbuat dari daging ayam pilihan dan rempah alami khas Indonesia cocok untuk versi ayam atau sosis, sedangkan varian Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Sapi membantu memperkuat karakter daging sapi maupun daging asap. Keduanya mudah terserap sehingga rasa lebih merata dan mudah dijaga konsistensinya saat macaroni schotel diproduksi dalam batch besar.

Image

2. Tteokbokki creamy pedas dan gurih

Manfaatkan demam K-pop untuk menyelipkan tteokbokki ke dalam pilihan snack dalam daftar menu. Padukan bechamel, krim kental, dan keju untuk menghasilkan creamy cheese sauce yang menyeimbangkan rasa pedas.

Agar produksi lebih ringkas, gunakan Knorr Cheese Sauce Mix yang dibuat dari keju asli. Chef dapat memperoleh rasa keju a la Italia yang kaya dan konsisten tanpa proses memarut serta melelehkan keju dari awal, sehingga waktu persiapan lebih singkat dan hasil antar porsi lebih mudah distandardisasi.

Image

3. Baked penne

Masakan pasta panggang populer seperti lasagna menggunakan saus putih ini sebagai lapisannya. Selain resep saus bechamel lasagna, gunakan racikan yang sama pada baked penne yang diselimuti bechamel dengan tambahan keju dan taburan peterseli agar warnanya lebih menggugah selera.

Image

4. Pizza jamur

Ciptakan kreasi pizza jamur berbahan tepung mocaf, lalu gunakan saus bechamel sebagai olesan dasar untuk melengkapi jamur dan keju. Knorr Cheese Sauce Mix yang dibuat dari keju asli dapat membantu menghasilkan saus keju yang kaya rasa dengan tekstur dan intensitas yang lebih konsisten.

Image

5. Ravioli keju saus madre

Isi ravioli dengan perpaduan ricotta, gorgonzola, dan parmesan, lalu sajikan bersama saus madre yang memadukan saus putih dan Knorr Tomato Pronto. Saus tomat konsentrat siap pakai ini membantu memberi rasa serta aroma tomat khas Italia tanpa harus menyiapkan basis saus dari awal. Hasilnya, chef lebih mudah menjaga keseimbangan rasa creamy dan asam pada setiap batch. Isi ravioli juga dapat divariasikan dengan bayam atau jamur.

Image

6. Canneloni fish broccoli

Sajikan saus bechamel sebagai lapisan atas sekaligus saus untuk menetralkan cita rasa ikan. Selain ikan dori, Anda dapat mengolahnya dengan pilihan fillet ikan lain seperti ikan kakap atau baramundi yang juga cocok untuk hidangan pasta.

Image

7. Chicken wings

Bukan cuma untuk hidangan daging, pasta, atau sayuran, saus bechamel juga cocok jadi dasar saus untuk menu cocolan. Misalnya chicken wings, french fries, calamari, atau onion ring.

Tambahkan Knorr Rostip yang terbuat dari ekstrak daging ayam dan bawang putih untuk menghadirkan rasa gurih serta aroma bawang putih goreng yang kuat. Chef dapat membangun karakter saus dengan lebih cepat tanpa perlu menyiapkan bawang putih secara terpisah, sehingga rasa dan aromanya lebih mudah dijaga saat pesanan sedang tinggi. 

Home
Produk
Resep
Cart
Menu