Menu

Saya bekerja di...

Lanjutkan

Konten sedang disesuaikan
berdasarkantipebisnis Anda

Menu Development: 10 Jajanan Pasar yang Siap Menambah Revenue Bisnis

Ragam jajanan pasar ditata dalam empat tampah.

Di tengah gempuran tren bakery dan pastry kekinian, jajanan pasar tetap memiliki daya tarik nostalgia yang tak tergantikan. Kudapan legendaris seperti risoles, gemblong, kroket, lapis legit, hingga pisang goreng masih menjadi primadona karena lekat dengan memori masa kecil dan tradisi, menjadikannya peluang bisnis yang stabil.

Bagi pebisnis UMKM maupun skala industri, jajanan pasar menawarkan kombinasi ideal berupa biaya produksi yang relatif rendah dengan nilai jual tinggi bila dikemas dengan gaya modern. Dengan strategi yang tepat, produk tradisional ini bukan sekadar pelengkap, tetapi juga berfungsi sebagai menu andalan yang potensial mendongkrak omzet bisnis secara konsisten.

Bagaimana Strategi Memilih Produk Jajanan Pasar?

Chef sedang menata makanan.

1. Pilih jajanan pasar dengan popularitas yang konsisten

Jajanan populer seperti risoles, bakwan, pastel, dan lontong cenderung diminati karena konsumen sudah familier dengan rupa dan rasanya, sehingga permintaan cenderung stabil. Anda juga dapat mempertimbangkan jenis jajanan yang sesuai untuk sarapan dengan frekuensi konsumsi tinggi.    

2. Perhatikan tren konsumen

Preferensi jajanan pasar dapat berbeda tergantung segmentasi dari target pasar. Sesuaikan isi dari menu Anda dengan jenis kue dan jajanan yang relevan dengan selera dan kebutuhan pelanggan.

Contoh:

●       Kafe atau coffee shop: pastel, risoles, dan cireng.

●       UMKM: bakso goreng, bakpao, lemper, dan arem-arem.

●       Restoran: serabi, bakso goreng, tempe mendoan, dan pisang goreng.  

●       QSR: bakwan, pisang goreng, ubi goreng, singkong goreng. 

3. Pilih produk yang mudah dimodifikasi atau dikemas menarik

Visual sangat memengaruhi keputusan membeli, terutama untuk display etalase atau foto menu online. Jajanan dengan warna dan tekstur menarik biasanya lebih mudah memikat perhatian konsumen. Sebagai strategi, Anda juga dapat berkreasi dengan penampilan jajanan pasar agar terlihat premium untuk menaikkan harga jualnya.  

4. Pilih produk dengan struktur biaya terkendali

Anda dapat fokus pada jajanan berbasis tepung (tepung beras, tepung terigu, dan tepung tapioka) atau umbi-umbian yang harganya cenderung ekonomis. Pertimbangkan food cost rendah atau sekitar 20%-35% untuk margin yang sehat. 

5. Pertimbangkan umur simpan dan ketahanan produk pada suhu ruang

Untuk restoran atau etalase UMKM, penting memilih produk dengan ketahanan minimal 4–6 jam pada suhu ruang. Pilih jajanan yang termasuk kategori aman untuk display lama, misalnya pastel, risoles, dan onde-onde. Hindari produk sangat basah seperti kue talam dan bubur manis, jika tidak punya sistem pendingin memadai.

6. Pertimbangkan memilih produk yang mudah diproduksi dalam skala besar

Kalau dapur bisnis Anda melayani permintaan berskala besar, pertimbangkan memilih jenis jajanan pasar yang mudah dengan sistem batch production. Bila resep standar bisa diproduksi 200–500 buah/hari tanpa penambahan tenaga kerja yang signifikan, maka margin Anda tentu meningkat.  

10 Contoh Jajanan Pasar yang Potensial Laris Manis 

Memilih jajanan tradisional yang tepat adalah kunci efisiensi dapur produksi. Berikut 10 jenis jajanan pasar yang tak hanya memiliki penggemar luas, tetapi juga fleksibel untuk dimodifikasi dengan margin yang menjanjikan.

 

Dok. UFS (resep risol mayo)

1. Risoles

Boleh dibilang risoles adalah salah satu camilan favorit sejuta umat yang wajib ada dalam isi snack box. Gorengan ini juga ideal untuk batch production dengan cara kulit dan isinya dapat dibekukan sebelum dibentuk.   

Variasi: Selain risoles sayuran dan ragout, Anda juga bisa berkreasi dengan risol mayo yang dibuat menjadi beberapa pilihan rasa. Misalnya risol mayo telur, risol mayo tuna, atau risol mayo pedas. Pilih Hellmann’s All Purpose Mayo yang rasa, tekstur, dan warna tetap stabil pada pemanasan hingga 200°C, sehingga cocok untuk masakan yang digoreng.   

2. Bakwan

Gorengan dengan profil rasa gurih dan tekstur garing ini punya frekuensi konsumsi tinggi, terutama di jam sarapan dan sore hari. Proses pembuatan adonan dan penggorengan juga dapat dibuat dalam jumlah banyak sehingga efisien untuk bisnis skala besar. 

Variasi: Gunakan adonan dasar bakwan sayuran, lalu variasikan menjadi bakwan udang, bakwan jagung, atau dengan tambahan tiram untuk versi premium. Pastikan konsistensi rasa gurih di setiap batch adonan dengan Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam.

UFS (resep kroket)

3. Kroket

Jajanan pasar warisan Belanda ini dianggap sebagai camilan premium dan sering muncul sebagai pilihan kudapan dalam agenda formal. Kroket sangat cocok sebagai pilihan camilan di restoran atau kafe.   

Tips: Sebagai strategi diferensiasi, Anda bisa menghadirkan kroket bistik Solo yang memadukan kelezatan bistik daging dengan lembutnya kentang dari produk Knorr Potato Flakes. Untuk memastikan batch production efisien dan minim limbah, andalkan produk ini sebagai bahan baku untuk kroket dan jajanan berbasis kentang kukus lainnya.

4. Donat

Permintaan donat dengan topping klasik dan modern masih sangat stabil. Salah satu jenis jajanan kekinian yang lagi viral ini tak lekang waktu karena teksturnya lembut dan sangat fleksibel divariasikan. Anda bisa menggali keunikan roti goreng ini dan menjadikannya populer seperti beberapa kedai donat viral di Jakarta dan Bandung.  

Variasi: Manfaatkan donat yang masih tren sebagai momen untuk hadirkan menu donat unik. Selain topping, Anda dapat fokus pada variasi basis adonan beserta bentuknya. Contohnya donat ubi ungu, loukumades, bomboloni labu parang, dan donat pop ubi Cilembu.   

5. Gemblong

Jajanan tradisional dari ketan, kelapa, dan gula ini memiliki sensasi tekstur unik dalam satu gigitan. Kenyal di dalam dan garing di luar dengan sensasi gula padat yang legit. Bahan-bahannya sangat sederhana sehingga cenderung stabil dari sisi food cost

Tips: Buat ukuran bite-sized sehingga camilan manis legit ini cocok ditawarkan sebagai menu sharing

6. Kue cucur

Bukan cuma tekstur dan rasa, daya tarik cucur juga hadir lewat proses pembuatannya. Kalau restoran Anda menonjolkan suasana dan rasa nostalgia, hadirkan live cooking cucur untuk memancing rasa penasaran konsumen.  

Variasi: Selain versi original, Anda bisa meniru kreasi Gun Gun Handayana, Executive Chef Unilever Food Solutions lewat kue cucur Bango dengan saus vla. Adonan cucur terasa lebih unik berkat Bango Kecap Manis yang memberi warna gelap mengilap yang menggugah selera. Disajikan dengan vla lembut yang manis creamy sehingga cocok jadi ide dessert plate premium.  

UFS (resep cireng jando)

7. Cireng

Gorengan ini populer di kafe dan coffee shop sebagai teman ngobrol. Biaya bahan bakunya sangat ekonomis namun potensial divariasikan menjadi jajanan bernilai jual tinggi. Anda bisa menciptakan diferensiasi lewat bumbu tabur, saus cocolan, atau isi.

Variasi: Hadirkan versi cireng yang relevan dengan konsumen muda. Misalnya cireng bumbu soto dan cireng jando. Agar setiap variasi memiliki kualitas rasa serupa, andalkan Royco Bumbu Pelezat Serbaguna Rasa Ayam untuk berbagai adonan gorengan dengan profil rasa gurih.    

8. Kue lumpur

Kue lumpur memiliki tekstur padat dan rasa manis legit yang disukai lidah lokal. Adonannya cair, licin, dan mudah dituang ke dalam cetakan, sehingga menjadikan proses memasaknya cenderung simpel untuk produksi besar. 

UFS (resep batagor kribo)

9. Batagor

Street food ini punya basis penggemar lintas generasi. Komponen utamanya adalah tahu dan adonan ikan yang bisa disiapkan dalam jumlah besar. Saus kacangnya juga dapat dibuat dalam volume besar dan tahan lama di suhu dingin.

Variasi: Hadirkan batagor kribo yang menjadi pembeda produk Anda dengan jajanan serupa yang sudah populer. Selain dinikmati dengan bumbu kacang, batagor kribo juga sedap dinikmati bersama kuah kaldu.    

UFS (resep pisang onde)

10. Pisang goreng 

Gorengan yang lekat sebagai teman ngopi ini menempati posisi puncak sebagai world's best deep-fried dessert versi TasteAtlas. Konsumsinya stabil dari pagi hingga malam hari di seluruh segmentasi masyarakat. Dari sisi produksi, proses sangat praktis sehingga cocok untuk dapur berbagai skala. Dengan membuat tepung bumbu siap pakai berskala besar, Anda dapat memastikan konsistensi rasa dan kerenyahan yang seragam di setiap batch.

Variasi: Agar teksturnya lebih kaya, sajikan pisang onde dengan adonan tepung yang dicampur wijen putih dan hitam. Untuk memberi kesan premium, tambahkan cocolan saus karamel atau disajikan dengan selai srikaya.   

Jajanan pasar terbukti bukan sekadar menu pelengkap, melainkan aset potensial untuk meningkatkan revenue bisnis Anda. Dengan sentuhan kreativitas dan pemilihan bahan baku yang tepat, menu tradisional ini mampu bersaing di pasar modern yang kompetitif.

Home
Produk
Resep
Cart
Menu